mau posting tentang tugas Pak Udin nih :)
tentang profil orang tua. cekidot !
Nama Ayah : Hery
Djatmiko
Alamat : Jln. Gajah Magersari RT. 13 RW. 04
Ayah saya Hery Djatmiko
lahir tanggal 9 Juni 1970 di Kota Madiun. Beliau di lahirkan dari pasangan
suami istri, Dikan dan Karmi. Beliau adalah
anak keempat dari enam bersaudara. Sekarang
beliau bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di salah satu instansi pemerintah di Sidoarjo.
Beliau menghabiskan masa kecilnya di
Madiun, kota kelahiranya. Beliau lulusan S1 sarjana sosial dari Universitas
Brawijaya Malang dengan gelar cum loud.
Beliau kira-kira lulus tahun
1994 Setelah lulus kuliah, beliau tidak langsung bekerja sebagai Pegawai Negeri
Sipil (PNS), melainkan membentu orang tuanya berjualan makanan dan alat-alat
dapur di salah satu pasar di Madiun. Beliau tidak pernah malu bekerja membantu
ibunya di pasar, walaupun beliau seorang sarjana. Menurut beliau jangan pernah
malu bekerja seperti apapun asalkan itu halal untukmu.
Sekitar tahun 1995 beliau
mencoba mengikuti tes CPNS di Madiun. Alhamdulilllah berkat kegigihan dan kerja
keras beliau, ia bisa lulus tes CPNS. Setelah diterima sebagai PNS beliau
ditugaskan di Sidoarjo. Akhirnya pada tahun 1995 beliau beserta istri ( Wiwik
Tristiani) berpindah ke Sidoarjo. Sekarang beliau ditempatkan di BPMPKB (badan
pemberdayaan masyarakat, perempuan, dan keluarga berencana) sebagai Subit (sub
bidang) pemberdayaan masyarakat.
Dalam menjalankan
profesinya sebagai PNS, beliau memanfaatkan berbagai macam alat teknologi,
contohnya : untuk membuat proposal suatu kegiatan beliau menggunakan computer, untuk mencetak hasil kerjannya
beliau menggunakan printer , untuk
memperbanyak suatu berkas beliau menggunakan mesin fotocopy, untuk
mendokumentasikan suatu kegiatan beliau menggunakan kamera atau handycam, dll.
Nama Ibu : Wiwik
Tristiani
Alamat : Jln. Gajah Magersari RT. 13 RW. 04
Ibu saya Wiwik Tristiani
lahir di Surabaya tanggal 6 September 1970. Beliau dilahirkan dari pasangan
suami istri, Sutrisno dan Rukini. Beliau adalah anak keempat dari enam bersaudara.
Sekarang beliau sedang mencoba membuka bisnis usaha laundry kiloan di depan
rumah. Beliau mengabiskan masa kecilnya di kota Surabaya, lalu saat lulus SMP
beliau berpindah ke Madiun.
Beliau hanya menamatkan
pendidikannya pada tingkat SMA, sebenarnya beliau ingin meneruskan pendidikan,
dan mengambil jurusan keperawatan tetapi karena terbatasnya biaya saat itu.
Beliau mengurungkan niatnya untuk menerusakan pendidikan.
Berkat keahlian beliau
membaca situasi di daerah sekitar Magersari. Iya pun membuka usaha laundry.
Mengapa beliau memilih untuk membuka laundry ? karena beliau beranggapan bahwa,
sekarang banyak ibu-ibu yang malas mencuci baju mereka karena berbagai alasan,
sekarang banyak ibu-ibu yang lebih memilih segala sesuatu yang serba instant. Maka dari itu beliau membuka
laundry.
Alhamdulillah sekarang
usaha laundry ibu saya semakin ramai. Walaupun baru 3 bulan membuka usahanya,
laundry yang di beri nama “Rahma Laundry” sudah mendapatkan banyak langganan dan
mendapat respon postif dari masyarakat sekitar.
Dalam menjalankan usahanya
beliau menggunakan berbagai macam alat teknologi, contohnya : mesin cuci,
setrika, kipas angin, dan computer.
Harapan orangtua saya
untuk saya adalah mereka tidak berharap terlalu muluk-muluk untuk saya mereka
hanya berharap semoga saya bisa menjadi anak yang baik, shalih, pintar, dapat
membanggakan orangtua dan berguna bagi semuanya.
>>> Dampak
belajar dari motivator untuk saya :
Dampak yang saya dapatkan
setelah belajar dari orangtua adalah
bagaimana kegigihan, kerja keras dan kesabaran mereka dalam menjalani hidup.
“hidup memang berat nak, tetapi hadapilah dengan sabar dan ikhlas, pasti kamu
bisa dan syukuri semua yang ada, pasti kamu akan bahagia” itulah salah satu
pesan yang memotivasi saya untuk tetap kuat, sabar, dan bersyukur atas semua
yang telah di berikan Allah untuk saya dan keluarga.
>>> Cita
cita saya :
Saya bercita-cita ingin menjadi seorang guru atau dosen dan meneruskan usaha laundry ibu saya. Dalam mengujutkan cita-cita saya, saya akan belajar dengan giat, bertanya kepada guru-guru bagaimana cara mengajar yang baik, mencoba menemukan cara-cara belajar dengan mudah dan saya sering membantu orangtua saya di laundry.



0 komentar:
Posting Komentar